Lambang atau logo Desa MedanaWarna merah menjelsakan tentang keberanian, semangat juang, kekuatan, serta tekad masyarakat desa dalam membangun, menjaga persatuan, dan mewujudkan kemajuan desa. demi menghadapi kemajuan tantangan pembangunan, semangat gotong royong, kerja kersa Masyarakat dalam memngembangkan potensi desa,
Warna putih bermakna : perjuangkan dengan maksimal, sehingga desa medana dapat berdiri seperti sekarang ini (Warna putih pada logo melambangkan kesucian, kejujuran, ketulusan, serta komitmen pemerintah dan masyarakat desa dalam mewujudkan tata kelola yang transparan, harmonis, dan berintegritas.). Dan yang paling utama Merah dan Putih adalah warna Bendera Kebangsaan Indonesia.
Warna Hijau melambangkan kesuburan wilayah daratan Desa Medana serta melambangkan kesuburan alam, kelestarian lingkungan, serta harapan akan terwujudnya desa yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.
Warna Biru melambangkan keindahan laut yang merupakan bagian dari wilayah Desa Medana. karena wilayah desa medana selain wilayah desa medana secara gografis merupakan pegunugan tetapi desa medana juga berada di pesisir Pantai atau laut.
Padi dan Kapas yang diikat adalah simbol kesejahteraan dan kemakmuran yang dituju oleh masyarakat desa Medana
Bulir Kapas berjumlah Delapan adalah melambangkan tanggal lahir desa Medana. bahwa pada tanggal 8 Desember Pemerintah Kabupaten Lombok Barat meresmikan Desa Medana menjadi desa persiapan setelah mekar dari Desa Induk yaitu Desa Sokong
Buah Padi berjumlah dua belas melambangkan Bulan lahirnya Desa Medana yaitu pada bulan desember sedangkan Tali Pengikat berjumlah empat simpul bermakna tahun lahirnya Desa Medana yaitu tahun 2004. dan Penjabat Sementara Kepala Desa Persiapan Desa Medana yaitu Bpk. Jamaludin dengan SK BUPATI No 02 Tahun 2004.
Dua buah dayung melambangkan kehidupan sebagian masyarakat Desa Medana dibagian pesisir sebagai nelayan, dilambangkan dengan dua buah dayung yaitu agar ada keseimbangan dalam mencapai tujuan untuk menuju kesejahteraan yang diinginkan. serta melambangkan identitas masyarakat yang memiliki kedekatan dengan perairan, sekaligus mencerminkan semangat kerja keras, gotong royong, dan tekad bersama dalam mengarungi tantangan demi kemajuan desa.
Pohon Kelapa adalah lambang kehidupan sebagian masyarakat desa Medana dibidang pertanian dan perkebunan dilambangkan dengan pohon kelapa karena dari akar hingga buah kelapa semua mempunyai manfaat yang dapat digunakan manusia dalam kehidupan sehari-hari dan Pohon kelapa melambangkan kemakmuran, ketangguhan, dan potensi sumber daya alam desa. Keberadaannya mencerminkan harapan agar seluruh potensi yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Bintang segi lima bermakna masyarakat desa Medana yang berkehidupan beragama yang meyakini akan adanya Tuhan Yang Maha Esa dan melambangkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai dasar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Simbol ini juga mencerminkan komitmen masyarakat Desa untuk menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila dalam setiap aspek pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.
Tali Simpul yang mengikat padi dan kapas bermakna persatuan dan kesatuan masyarakat desa Medana menuju kehidupan Masyarakat yang lebih Sejahtera dan Makmur.
Sesanti Beriuk Tunjang Karya adalah merupakan cerminan dari kehidupan masyarakat desa Medana yang bersatu padu bersama-sama dan dengan semangat gotong royong bekerja untuk mencapai tujuan dan mengandung makna semangat kebersamaan, saling mendukung, dan bergotong royong dalam berkarya untuk membangun Desa Medana. Semboyan ini mencerminkan tekad seluruh masyarakat untuk bersatu, bekerja keras, dan saling menopang demi mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.